Pengertian Hari Kiamat Beserta Dalil-nya

Pengertian hari kiamat, hari kiamat yaitu hari dimana bumi hancur beserta isinya, guncangan yang dahsyat dan keluarnya beban-beban berat dari isi bumi. Pada hari terjadinya kiamat manusia akan beterbangan bagikan laron, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.

Terjadinya hari kiamat ini ditandai dengan bunyi terompet sangkakala oleh malaikat Israfil karena perintah Allah SWT. Takut?!, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (AL-Qur’an). Dan teliti terhadap apa yang dikerjakan.

Diantaranaya adalah Firmannya :

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

“Mereka bertanya kepadamu tentang hari kiamat, ‘Kapankah terjadinya?’ katakanlah, ‘Sesungguhnya  pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiaamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba. ‘Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.'” [Al-Araaf: 187].

Kiamat kubra Dan kiamat Sugra

  • Kiamat Kubra (Kiamat Besar), kiamat yang mengakhiri semua kehidupan makhluk hidup di dunia ini karena hancurnya alam beserta isinya. Kiamat kubra hanya terjadi satu kali dan itu belum pernah terjadi, dengan kejadian yang luar biasa di luar bayangan manusia dengan tanda-tanda yang jelas, dan pada saat itu segala amal perbuatan tidak akan diterima karena catatan amal telah tertutup rapat.
  • Kiamat Sugra (kiamat kecil), Kiamat kecil yang sering terjadi dalam kehidupan manusia, seperti   kematian, bencana alam, dan lain sebagainya. Kiamat sugra biasa sering terjadi di lingkungan sekitar kita yang merupakan suatu peringatan pada manusia yang melakukan larangan Allah SWT
  • untuk kembali ke jalan yang lurus dan bertaubat.
Baca juga: 5 Manfaat Kopi Hitam yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Fase kehidupan setelah Hari Kiamat

source : bersamaislam.com
  • Alam Barzah, alam barzah adalah suatu alam di antara alam dunia dan alam akhirat, atau yang lebih sering disebut dengan alam kubur. Di sana manusia akan mendapatkan pertanyaan-pertanyaan dari malaikat mengenai segala hal yang telah diperbuat di dunia.
  • Yaumul Ba’as, yaumul ba’as adalah hari kebangkitan, Di mana Allah menghancurkan alam semesta dan membinasakan seluruh umat manusia dengan pertanda ditiupnya sangkakala yang pertama. Lalu Allah menghidupkan kembali malaikat Israfil untuk diperintahkan meniup sangkakala yang kedua, kemudian bangkitlah seluruh umat manusia yang telah mati dengan keadaan yang berbeda-beda sesuai dengan amal perbuatannya di dunia.
  • Yaumul Masyhar, yaumul masyhar adalah hari di mana seluruh umat manusia yang telah dibangkitkan akan dikumpulkan secara bersama-sama di sebuah tempat yang luas yang bernama Padang Masyhar untuk menantikan keputusan dari Allah atas Surga dan Neraka.
  • Yaumul Mizan, yaumul mizan adalah hari penimbangan, maksudnya pada hari itu Allah akan memperlihatkan seluruh amal perbuatan manusia yang baik dan yang buruk yang telah dicatat oleh malaikat Rakib dan Atid.
  • Yaumul Hisab, setelah manusia dikumpulkan di Padang Masyhar dan menyelasaikan yaumul mizan, Allah akan menghitung amal dan perbuatan manusia. saat itulah yang dinamakan dengan yaumul hisab. Ketika dihisab yang berbicara bukan mulut, tetapi anggota tubuh akan berbicara tentang apa yang mereka lakukan dengan disaksikan anggota tubuh lainnya. Pembalasan amal baik dan buruk setelah Allah menghisab perbuatan manusia, maka jelaslah balasan atas perbuatan selama hidup di dunia.

[Back To Top]

Surga dan Neraka

source : www.wajibbaca.com

Surga dan neraka adalah suatu tempat pembalasan bagi setiap orang. Bagi yang beriman dan beramal shaleh maka ia akan mendapatkan kenikmatan surga yang tak terhingga. Sedangkan neraka adalah tempat pembalasan bagi setiap orang yang ingkar terhadap perintah Allah SWT dan selalu berbuat dosa selama di dunia. Keadaan di surga dan di neraka tidak bisa dibayangkan oleh pikiran dan gambaran dalam hati.
[Back To Top]

Tanda-Tanda Hari Kiamat

source : resensiakhirzaman.blogspot.com

Berikut ini tanda-tanda kiamat, baik kiamat kecil (Sugra), maupun kiamat besar (Kubra).

  • Terbitnya matahari di sebelah barat
  • Muncul bintang melata di bumi
  • Turunnya Nabi Isa AS
  • keluarnya makjuj dan yakjuj
  • Asap di timur dan di barat
  • Gerhana di jazirah arab
  • Gerhana di barat
  • Gerhana di timur
  • Keluarnya api dari kota yaman yang manusia ke tempat pengiringannya
  • Meratanya keamanan
  • Perang dengan bangsa turki
  • Banyak pembunuhan
  • Pasar-pasar berdekatan
  • Minuman keras merajalela dan dianggap halal
  • Perzinaan merajalela
  • Munculnya api hijaz
  • Lenyapnya amanat
  • Riba merajalela
  • Lenyapnya orang-orang saleh
  • Mengucapkan salam hanya kepada orang yang dikenalnya
  • Banyak gempa bumi
  • Diremehkannya sunnah-sunnah yang dianjurkan oleh islam
  • Bulan sabit membesar
  • keluarnya bintang dari perut bumi
  • Banyaknya hujan namun sedikit tumbuhan
  • Banyaknya jumlah bangsa romawi dan peperangan mereka dengan kaum muslimin
  • Negri arab menjadi padang rumput dan sungai-sungai
  • Kota madinah menyingkirkan orang-orang jahat kemudian hancur berantakan pada akhir zaman
  • Dikirimnya angin yang baik untuk meniup (mengambil) arwah orang-orang mukmin
  • Penghalalan al-baitul haram dan penghancuran Ka’bah
  • Munculnya dajjal

[Back To Top]

Nama-Nama lain Hari Kiamat

source : blogomasupartana.blogspot.com
  • Yaumul Firaar : hari lari
  • Yaumul Qaraar : hari ketetapan
  • Yaumul Liqa’ : hari pertemuan
  • Yaumul Baqa’ : hari kekal
  • Yaumul Qadla : hari qadla’ (putusan)
  • Yaumul Jazaa’ : hari pembalasan
  • Yaumul Balaa’ : hari percobaan
  • Yaumul Bukka’ : hari tangisan
  • Yaumul haar : hari perkumpulan
  • Yaumul Waa’iid : hari janji akan siksa
  • Yaumul Wazn : hari timbangan
  • Yaumul Hukm : hari hukuman
  • Yaumul Fashl  : hari pemisahan
  • Yaumul jam’i : hari berkumpul
  • Yaumul Ba’ts : hari kebangkitan
  • Yaumul Khizyi : hari kehinaan
  • Yaumul Adhiim : hari yang besar kedudukannya
  • Yaumul ‘Aqiim : hari sial
  • Yaumul ‘Asiir : hari yang sukar
  • Yaumul Diin : hari agama
  • Yaumul Yaqiin : hari yakin
  • Yaumul Nusyur : hari berserak-serak
  • Yaumul Mashiir : hari-hari tempat pengembalian
  • Yaumul Naf-khah : hari tiupan
  • Yaumul Shaihah : hari pekikan keras
  • Yaumur Raj-fah : hari goncangan
  • Yaumush Rajjah : hari bergerak-gerak
  • Yaumuz Zaj-rah : hari menakuti
  • Yaumush Sakrah : hari bermabukkan
  • Yaumul Faza’ : hari ketakutan
  • Yaumul Jaza’ ; hari gunda gulana
  • Yaumul Muntahaah : hari penghabisan
  • Yaumul Ma’waa : hari tempat tinggal
  • Yaumul Miqaat : hari tepat waktu
  • Yaumul Mii’aad : hari tempat kembali
  • Yaumul Mir-shaad : hari tersedia menanti
  • Yaumul Qalaq : hari kekacauan
  • Yaumul ‘Araq : hari keringat
  • Yaumul Iftiqaar : hari hari keperluan
  • Yaumul Indikaar : hari kekeruhan
  • Yaumul Intisyaar : hari bertebaran
  • Yaumul Insyiqaaq : hari terbelahnya langit
  • Yaumul Wuquf : hariberhenti
  • Yaumul Khuruuj : hari keluar
  • Yaumul Khuluud : hari kekal
  • Yaumut Yaghaabuun : hari terpedaya
  • Yaumun ‘Abuus : hari kesukaran
  • Yaumun Ma’luum : hari yang dimaklumi
  • Yaumun Mau’uud : hari hari yang sudah dijanjikan
  • Yaumun Masy-huud : hari yang disaksikan
  • Yaumun Laa-raiba fiih : hari yang tidak diragukan
  • Yaumun Tublas Saraa-ir : hari yang dipercobakan segala rahasia
  • Yaumun Laa taj-zii Nafsun ‘Annafsin Syai-an : hari yang tidak mampu mengganti seorang dengan orang lain
  • Yaumun Tasy-Kashu Fiihil Bashaa-ir : hari yang memandang padanya segala mata
  • Yaumun Laa Yugh-nii Maulan’an Maulan Syai-an : hari dimana seorang tidak mampu menolong sahabat yang lain
  • Yaumun Yadda’uuna Alaa Naari Jahannama Da’an : hari yang ditolakkan mereka
  • Yaumun Yas-habunna Finnaari’alaa Wujuuhihim : hari di mana mereka mukanya akan ditarik ke neraka
  • Yaumun Taqallabu Wujuuhuhum Finnaar : hari di mana muka mereka akan ditelungkupkan ke dalam neraka
  • Yaumun laa Yaj-zii Waalidun ‘An Walaadihi : hari yang tidak akan bisa seorang ayah menolong anaknya
  • Yaumun Yafirrul mar-u min akhii-hi wa ummihi wa-abiihi : hari di mana manusia lati terbirit-birit dari saudaranya, lari ayahnya dan ibunya
  • Yaumun Laa yanthi quuna walaa yu’-dzanu lahum fayak-tadziruuna : hari di mana mereka tidak bercakap-cakap karena tidak diizinkan, lalu mereka minta maaf
  • Yaumun laa maradda lahu minallah : hari yang tidak ada penolakan dari allah
  • Yaumun Humbaarizuuna : hari di mana muka mereka akan didatangka
  • Yaumun Hum’allanna ri Yuf-tanuuna : hari yang mana mereka dicobakan ke dalam neraka
  • Yaumun Laa Yanfa-‘u maalun banuuna : hari yang tidak bermanfaat akan harta dan anak-anak
  • Yaumun Laa yaanfa’udh-dhaalimiina ma’dziratuhum walaa humulla’natu walahum suu-uddari : hari di mana tidak akan bermanfaat dalihnya orang-orang dhalim, bagi mereka suatu kutukan dan tempat yang buru
  • Yaumun Turaddu fiihil maa-adziru wa tublassaraa-iru watadl-harudhdlama-iru watuk  syaful-astaaru : hari di mana semua dhalih ditolak,ditahan segala rahasia, ditampakkan segala isi hati dan singkap segala tirai
  • Yaumul Hasrah : hari penyesalan

Sekian Dulu.

—————salam-cahpeni—————–

Yakin Ngga Mau Komen?