10 Jenis Ayam Termahal dan Terkenal Beserta Penjelasannya

Pada artikel kali ini saya akan membehas tentang berbagai gambar ayam yang terdapat di dunia ini. Pasti anda sudah tahu ayam kan? ayam sebenarnya termasuk burung, tetapi tidak karena nggak bisa terbang.

Selain gambar, dalam arikel ini saya juga akan share beberapa informasi mengenai gambar dari ayam tersebut. Berapakah jenisnya dan apa nama dari ayam tersebut? Langsung saja, inilah 15 gambar ayam dari segala jenis di dunia beserta penjelasannya. Chek it out.

1. Ayam Cemani

Ayam Cemani

Cemani merupakan jenis ayam asli dari negara Indonesia. Asal nama cemani berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya “hitam legam”. Jika dibandingkan dengan ayam lain, ayam ini memiliki keunikan yang berbeda. Baik dari bulu, mata, tulang, daging, kaki, dan jeroannya (hatinya) warna hitam.

Ayam ini sudah terkenal sejak lama sekitar 15 masehi pada masa kerajaan Majapahit. Sebenarnya, cemani merupakan hasil perkawinan silang dari ayam hitam pada waktu dulu. Katanya, ayam ini dulunya memiliki paruh berwarna putih dan dagingnya digunakan sebagai obat.

Karena bisa dagingnya bisa digunakan sebagai obat, para pemilik ayam cemani ini terus mengembang biak dan mengawinkannya. Setelah petani mengembang biakkannya, akhirnya jadilah anak ayam dengan warna hitam legam dan paruh yang putih menjadi hitam.

Juga dinobatkan sebagai ayam termahal di dunia, ayam cemani yang sempurna warna jitamnya dapat dijual dengan harga miliaran rupiah. Dijadikannya mahal karena langka, di dunia ini ada sekitar 3500 ekor saja.

Penyebab dari langkanya ayam tersebut kerena tidak semua daerah di dunia ini tidak bisa dijadikan sebagai tempat berkembang biak ayam cemani, diketahui hanya Indonesia dan beberapa negara Eropa saja. Selain itu, katanya peternak ayam cemani di Indonesia mulai menurun.

2. Ayam Plymouth Rock

Ayam Plymouth Rock
Image source: muhammaddzaki50.blogspot.com

Merupakan ayam asli dari Amerika atau kebanyakan orang menyebutnya dengan Plymouth Rock.

Ayam ini diternakkan dan dikembang biakkan pertama kali pada tahun 1869 masehi di Inggris, kebanyakan orang memanfaatkan daging dan telurnya. Lalu dibawa oleh pelaut sampai ke Amerika.

Di Negara Amerika ayam ini sangatlah populer, karena daging dan telurna sangat bermanfaat.

Ada juga ciri-ciri dari plymouth, antara lain:

  • Badan cukup besar dan agak bulat
  • kaki dan seluruh kulitnya berwarna kuning
  • jengger berbentuk sebilang dan berdiri tegak
  • Pial
  • Telinganya berwarna merah
  • Telurnya berwarna coklat
  • Paruh kuning kecerahan

Berat dari Plymouth jantan dan betina berbeda. Jantan beratnya 3,5 – 4,4 kg, sedangkan betina 2,75 – 3,5 kg.

3. Ayam Leghorn

Ayam Leghorn
Image source: dom-krolika.ru

Apakah anda sering pergi ke negara Italia? Jika anda pernah, pasti tahu kan ayam leghorn. Selain leghorn ayam ini memiliki beberapa nama dari penduduk Italia, yakni livorno dan livornee .

Pada umumnya leghorn ini bewarna puiti cerah, tetapi ada juga warna selain putih dari ayam ini. Seiring berjalannya waktu, ayam ini mulai tersebar kemana-mana sehingga kita pun dapat menjumpainya.

Meskipun berada di suatu tempat dengan temperatur tinggi, ayam ini tidak berpengaruh. Maka cocok untuk anda pelihara dan kembang biakkan di tempat yang terdapat iklim tropis.

Selain dapat hidup di temperatur tinggi, dalam setahun ayam ini bisa menghasilkan 280-300 butir telur. ciri- ciri dari ayam ini:

  • Bulunya berwarna putih, ada juga varian lain yang berwarna hitam, coklat, dan kuning.
  • Memiliki jengger di bagian atas dan bawah kepala yang berwarna merah.
  • Jika anda mencabut bulunya, maka kulitnya berwarna kuning, begitu juga dengan paruh dan kakinya. Telinga dan telurnya berwarna putih.
  • Gaya ekorya menjulang ke atas hingga 40° derajat.

4. Ayam Orpington

Ayam Orpington
Image source: pinterest.com

Merupakan salah satu hasil dari kawin persilangan ayam Plymouth Rock. Ayam ini namanya sesuai dengan negaranya, yakni Orpington.

Sebenarnya, ayam ini adulunya hasil persilangan antara ayam minorca jantan dan Plymouth Rock betina, kemudian hasilnya dipersilangkan lagi dengan ayam Langshan.

Orang pertama kali yang melakukan persilangan tersebut adalah William Cook, dengan alasan bahwa dengan melakukan persilangan tersebut akan menghasilkan ayam yang pertumbuhannya cepat dan bisa menghasilkan telur dalam jumlah tinggi.

Memiliki daging yang lebih berkualitas jika dibandingkan dengan jenis ayam lain. Uniknya, ayam ini jinak dan mudah untuk ditangkap. Ciri-ciri dari ayam Orpington,antara lain:

  • Warna bulu yang bervarian, ada hitam, biru, putih, dan buff.
  • Saat dipegang, akan terasa halus bulunya.
  • Bulunya sampai menutupi kakinya.
  • dan perta.

5. Ayam Silkie Hen

Ayam Silkie Hen
Image source: pinterest.com

Ayam silik ini di Indonesia dinamai dengan ayam kapas, karena bulunya yang halus sehingga nampak seperti sutra. Beberapa orang juga menyebutnya dengan ayam kucing, karena bulunya sangat mirip dengan kucing.

Pertama kali diternak dan dikembang biakkan di negara China. Ayam ini mempunyai 5 jar, bebeda dengan ayam lainnya yang hanya memiliki 4 jari.

Jika dicabut bulunya maka akan terlihat kulitya yang berwarna hitam seperti ayam cemani. Yaitu sama hitam baik dari kulit, ceker, paruh, atau organ dalamnya.

Berbagai daerah menganggap bahwa ayam ini dapat mengatasi berbagai macam penyakit dan juga memulihkan stamina. Maka dari itu ayam ini dijual dengan harga yang sangat mahal.

Jika anda ingin memeilihara ayam ini, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Untuk makannya anda tak perlu repot-repot memikirkannya, karena makanan ayam ini sama dengan makanan ayam jenis lainnya.

Untuk perawatan, yang perlu diperhatikan adalah kelembapannya. Jangan biarkan ayam ini basah, karena bulu-bulunya bisa kotor. Dalam sekali periode, ayam ini dapat bertelur hingga 12 butir atau lebih.

6. Ayam Serama

Ayam Serama
Image source: flickr.com

Serama adalah salah satu ayam yang memiliki postur tubuh yang pendek, kecil, dan dada yang membusung. Merupakan ayam terkecil di dunia atau biasa disebut dengan “The Smallest Bantam Chicken” atau kate.

Ayam serama bebeda dengan ayam kate, kalau ayam ini posturnya lebih kecil dengan dada membusung. Ukuran dewasanya hanya satu lebih kepalan tangan orang dewasa, tinggi satu kilan orang dewasa.

Berat dari ayam serama jantan sekitar 350gr, dan betina sekitar 300 gr dengan tinggi rata-rata sekitar 15cm.

7. Ayam Kalkun

Ayam Kalkun
Image source: carabudidayaternak.net

Kalkun merupakan sebutan untuk dua spesies burung besar dari ordo Galliformes genus Meleagris. Ada juga perpedaan antara kalkun jantan dan betina, kalau kalkun betina lebih kecil dan tidak terlalu berwarna- warni seperti kalkun jantan.

Saat di alam bebas, kalkun lebih dikenal dengan rentang sayapnya yang mencapai 1,5-1,8 meter.

8. Ayam Sumatra

Ayam Sumatra
Image source: wikimedia.org

Ayam ini merupakan ayam asli dari Sumatra. Pada tahun 1800 ayam ini telah diboyong untuk dikembang biakkan ke berbagai benua dan negara. Namun, di negri asalnya ayam ini tidak dikembang biakkan dan akhirnya punah.

9. Ayam Nunukan

Ayam Nunukan
Image source: ayamnunukan.blogspot.com
Ayam nunukan merupakan yang sangat terkenal di daerah nunukan dan tarakan. Ciri-ciri utama dari ayam ini adalah bulu (pluma), sayap, dan memiliki ekor yang lama atau sulit berkembang, sehingga terlihat seperti tidak memili ekor.
Ciri lainnya lain ayam nunukan adalah warna bulu yang coklat kemerahan dan bagian ujung hitam.

10. Ayam Kate

Ayam Kate
Image source: duniaq.com

Ayam kate atau dalam bahasa Inggrisnya Ayam Bantam ini pertamakali ditemukan oleh para pedagang Eropa sekitar tahun 1700-an tepatnya di pelabuhan pulau Jawa yang bernama Bantam. Tetapi kita lebih mengenalnya dengan Karesidenan Banten (sekarang menjadi provinsi banten).

 

Baca juga: 10 Jenis Kucing Terlucu yang Cocok Untuk Dijadikan Hewan Peliharaan

Sekian dulu artikel kali ini dan maaf jika ada informasi yang kurang, terimakasih.

Yakin Ngga Mau Komen?